Di Balik Keputusan Pemerintah Melarang Taruhan di Indonesia

Ajang taruhan adalah salah satu ajang yang cukup populer di dunia. Ajang ini begitu terkenal sampai-sampai ada beberapa negara yang memutuskan untuk melegalkan aktivitas ini. Bukan hanya di Amerika atau Eropa, tapi langkah ini juga diambil oleh beberapa negara di Asia seperti Filipina. Langkah ini memang kontroversial, namun telah terbukti memberikan keuntungan bagi perekonomian negara. Salah satunya adalah dengan menjadi salah satu sumber penerimaan pendapatan negara di luar pajak migas. Dengan jumlah sumbangan yang begitu besar, sektor taruhan papadewa telah sukses memotori pembangunan di berbagai belahan dunia.

Meski demikian, langkah ini tidak lantas diikuti oleh semua negara di dunia. Ada begitu banyak negara lain yang memliih untuk mengabaikan taruhan, terlepas dari berbagai manfaat dan keuntungan yang ditawarkannya. Salah satu dari sekian banyak negara tersebut adalah Indonesia. Bahkan saat ini, Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki aturan yang cukup keras terkait taruhan. 

Aturan pemerintah

Pemerintah Indonesia memberlakukan aturan yang keras terkait ajang taruhan. Saat ini setidaknya pemerintah pusat memberlakukan larangan dalam bentuk pemberian sanksi kepada mereka yang melanggarnya. Memang pada akhirnya sanksi yang dijatuhkan akan tergantung pada keputusan pengadilan. Namun setidaknya terdapat ancaman kurungan penjara hingga denda bagi mereka yang melakukannya. 

Kedua ancaman ini sebenarnya cukup ampuh dalam memberikan pelarangan terhadap aktivitas taruhan di masyarakat. Namun hal ini tidak berarti bahwa kedua hukuman tersebut akan serta merta menghanguskan segala bentuk aktivitas taruhan di masyarakat. Hal ini bisa dilihat sampai saat ini ada begitu banyak orang yang masih melakukan taruhan. Hukum yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia seolah-olah belum berjalan dengan baik.

Hal ini kemudian seolah menciptakan peluang baru di tengah masyarakat. Aktivitas taruhan tetap bisa tumbuh dengan subur di tengah pelarangan tersebut. Hal ini bisa dilihat dari masih banyaknya situs taruhan yang beroperasi di Indonesia atau setidaknya menyasar para pengguna yang berasal dari Indonesia. Hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam memberlakukan larangan tersebut.

Reaksi masyarakat

Terkait kebijakan ini akan sangat menarik untuk memperhatikan reaksi masyarakat sebagai subyek dan obyek dari kebijakan tersebut. Di satu sisi, masyarakat Indonesia sebenarnya mengapresiasi kebijakan semacam ini. Hal ini karena kebijakan ini dianggap membantu masyarakat dari menghindarikan sebanyak mungkin orang untuk bermain taruhan. Hal ini tidak terlepas dari masih banyaknya dan lekatnya stigma negatif taruhan terhadap masyarakat.

Namun di sisi lain, langkah ini tidak begitu diapresiasi. Beberapa kalangan masyarakat masih menganggap bahwa pemerintah sudah seharusnya melegalkan ajang taruhan dengan tidak lagi terikat pada pandangan golongan tertentu. Legalisasi taruhan dianggap bisa memberikan sutnikan dana yang cukup besar untuk melakukan pembangunan, suatu solusi alternatif yang sagnat dibutuhkan pemerintah pada saat ini. 

Langkah ini juga dianggap kurang efektif karena di saat yang bersamaan pemerintah tidak memberlakukan larangan yang sama dengna situs taruhan yang berasal dari luar negeri. Akibatnya bahkan di tengah pelarangan yang ada, masyarkaat masih dapat dengan bebas bermain taruhan dari waktu ke waktu. Yang dibutuhkan hanya situs atau layanan pengantara seperti DNS, proksi, atau VPN. Dengan layanan seperti ini, pemain dapat bermain taruhan dari waktu ke waktu.  Dalam kasus seperti ini, semua pelarangan yang dilakukan pemerintah akan terkesan tidak atau kurang efektif.